Ribuan Warga Landak Padati Stadion Patih Gumantar, Launching Car Free Day Berlangsung Meriah
Kabar NGABANG– Suasana meriah dan penuh semangat tampak di Stadion Patih Gumantar, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Sabtu pagi (16/8/2025). Ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat tumpah ruah untuk ikut serta dalam launching perdana Car Free Day (CFD) yang resmi digelar Pemerintah Kabupaten Landak.
Acara yang telah lama dinantikan ini dibuka langsung oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa, didampingi jajaran Forkopimda, kepala OPD, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran masyarakat sejak pagi menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program baru yang diharapkan menjadi agenda rutin setiap akhir pekan.

Baca Juga : Semarak Kemerdekaan! PT HPI POU Serahkan 550 Bendera untuk Masyarakat Landak
CFD Jadi Ajang Sehat dan Penuh Kebersamaan
Ketua Panitia CFD, Gusti Agus Kurniawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan Car Free Day ini memiliki dasar hukum yang kuat, yakni Peraturan Bupati Landak Nomor 23 Tahun 2025 tentang penetapan Jalan Patih Gumantar sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor.
“CFD bukan hanya soal menutup jalan dari kendaraan, tapi lebih jauh menjadi ruang publik yang sehat, nyaman, dan bermanfaat untuk masyarakat. Di sini ada jalan santai bersama, hiburan, pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga stand kuliner UMKM yang siap memanjakan pengunjung,” ungkap Gusti.
Ia menambahkan bahwa CFD akan digelar rutin setiap hari Sabtu pukul 06.00–10.00 WIB di kawasan Stadion Patih Gumantar. Selain menjadi ajang olahraga, CFD juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal lewat partisipasi pelaku UMKM.
Karolin: Wadah Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih
Dalam sambutannya, Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengaku bersyukur akhirnya CFD bisa diwujudkan setelah sempat tertunda cukup lama akibat pandemi Covid-19. Program ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2019, namun baru terealisasi kembali setelah ia kembali dipercaya menjabat sebagai bupati.
“Mulai hari ini, setiap Sabtu pagi, jalan di kawasan Stadion Patih Gumantar resmi kita tutup sementara. Bapak ibu bisa berolahraga, jalan santai, atau sekadar menikmati udara pagi tanpa polusi kendaraan. Ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga tentang menjaga lingkungan kita,” tegas Karolin.
Bupati Karolin juga mengingatkan gaya hidup masyarakat modern yang serba instan, termasuk penggunaan kendaraan bermotor meski hanya untuk jarak dekat. Melalui CFD, ia berharap masyarakat bisa kembali terbiasa berjalan kaki, beraktivitas fisik, sekaligus mempererat interaksi sosial.
UMKM Jadi Bagian Penting CFD
Tak hanya soal kesehatan, CFD juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang. Berbagai stand kuliner dan produk kerajinan warga memenuhi area stadion, menambah semarak acara dan memberikan warna tersendiri.
“Harapan kami, CFD bukan hanya jadi kegiatan olahraga, tapi juga sarana ekonomi kreatif. Para pelaku UMKM bisa memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan produk mereka ke masyarakat luas,” tambah Karolin.
Antusiasme Warga Landak
Kemeriahan acara launching CFD kian terasa ketika ribuan warga berbaur dalam suasana kebersamaan. Anak-anak hingga orang tua tampak menikmati jalan santai, mencoba kuliner UMKM, hingga mengikuti hiburan yang disediakan panitia. Suasana akrab dan penuh canda tawa menjadi gambaran bahwa CFD telah menjadi ajang perekat sosial masyarakat Landak.
“Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut, karena selain menyehatkan tubuh juga mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar salah seorang peserta dengan wajah sumringah.
Wadah Baru untuk Persatuan dan Kesehatan
Car Free Day di Landak kini hadir bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga simbol kebersamaan dan persatuan. Pemerintah daerah berharap ke depannya kegiatan ini bisa menjadi identitas baru masyarakat Landak, tempat warga berkumpul, berolahraga, berbelanja produk lokal, sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
















